Rabu, 16 September 2009

Belajar JAVA

Syarat Belajar Java Harus Mengerti OOP

Object Oriented Programming adalah tipe pemograman yang berbasis objek. OOP mempunyai keunggulan yang sangat banyak dibanding dengan tipe pemograman yang lain (fuctional dan prosedur). keunggulan OOP terlihat dari mudahnya dalam hal pengembangan dan mudah dimengerti. Tetapi fenomena yang ada sekarang banyak sekali mahasiswa yang bergelut di bidang OOP tetepi tidak mengerti apa itu OOP. Selain mahasiswa dosenpun ikut dalam belum mengerti OOP (termasuk saya kali, hihihi), walopun membuat dan mengajar pemograman java tetapi belum mengerti konsep OOP.
Pada kesempatan mendatang, saya akan menulis bagaimana cara mudah mengenal OOP dan bagaimana membedakan program OOP dan non OOP. kemudian setelah anda mengetahui OOP dan cara membedakan program OOP dan non OOP, tentu saja akan memudahkan dalam pembuatan program OOP, misal java.
Selain mengerti OOP, minimal kita harus mengerti fungsi-fungsi sebagai berikut;
  1. this
  2. class cl = new class();
  3. void
  4. return
dengan mengerti itu semua, maka kita bisa membuat program OOP dengan benar.

Mengenal Object Oriented Programming

Dalam dunia pemrograman, ada istilah yang dikenal dengan Object-Oriented Programming (disingkat OOP). Tipe pemrograman ini adalah berbasis object. Maksudnya adalah penggunaan sudut pandang object sebagai sebuah komponen dalam sebuah program yang dimodelkan dengan benda-benda dalam dunia nyata.
Contoh object yang ada di sekitar kita adalah hewan, mobil, televisi, sepeda, dan masih banyak lainnya. Objek yang kita lihat tentunya memiliki hal atau karakteristik yang melekat pada dirinya sendiri seperti ukuran, warna, tinggi, dan bentuk yang disebut attribute. Selain itu, object yang kita kenal juga mempunyai tingkah laku dan kemampuan untuk melakukan suatu tugas, berasal dari dalam dirinya sendiri, yang disebut behavior atau method seperti mobil berjalan ke depan, hewan tidur, televisi dinyalakan, dan lampu dimatikan. Pembuatan object dalam OOP ini sangat erat hubungannya dengan pembuatan class.
Class: Radio
Object: Radioku
Attribute:
Warna Kuning Jeruk
Merek Arrowz
Pemutar volume
Tombol on/off
Method:
Membesarkan volume
Menyalakan radio
Mematikan radio
Dari contoh di atas, terdapat satu buah class Radio dengan object Radioku. Object dalam class Radio bisa dibuat lebih dari satu. Kita bisa membuat object Radioku, Radiomu, Radionya Budi, dan Radionya Ridho. Banyak object yang dapat diciptakan dari satu kelas yang sama seperti halnya banyak radio yang dapat dibuat dari satu gambar rancangan yang sama.
Bagaimana bentuk class, object, attribute, dan method dalam baris-baris pemrograman berbasis object? Mari kita lihat melalui bahasa Java yang menerapkan OOP.
// Radio.java
class Radio
{
String warna; //attribute dari class Radio
String merek; //attribute adalah data member atau variabel
int volume;
int off = 1;
//method dari kelas Radio
//method melakukan sebuah fungsi atau tugas dalam sebuah kelas
void nyalakanRadio()
{
System.out.println (”Radio menyala…”);
off = 0; //tanda bahwa radio menyala
}
void matikanRadio()
{
off = 1; //tanda bahwa radio tidak menyala
System.out.println (”Radio tidak menyala…”);
}
void besarkanVolume()
{
if (off == 1) //jika radionya mati
{
System.out.println (”Radio saat ini tidak menyala.”);
System.out.println (”Tidak bisa besarkan volume.”);
}
else
System.out.println (”Volume bertambah 1 level.”);
}
void kecilkanVolume()
{
if (off == 1) //jika radionya mati
{
System.out.println (”Radio saat ini tidak menyala.”);
System.out.println (”Tidak bisa kecilkan volume.”);
}
else
System.out.println (”Volume berkurang 1 level.”);
}
void cetakAttribute()
{
System.out.println (”Warna radio: ” + warna);
System.out.println (”Merek radio: ” + merek);
}
} //akhir dari kelas Radio
Semua data member (variabel) dan method dibungkus dalam kelas-kelas atau object-object. Class Radio memiliki data yang berfungsi sebagai attribute seperti warna, merek, off, dan volume. Class Radio juga memiliki fungsi atau tugas yang berfungsi sebagai method seperti nyalakanRadio, matikanRadio, besarkanVolume, kecilkanVolume, dan cetakAttribute.
Selanjutnya, mari kita buat file RadioBeraksi.java yang menggunakan attribute dan method dari file Radio.java.
//RadioBeraksi.java
public class RadioBeraksi
{
public static void main (String[] args)
{
//membuat object terlebih dahulu
Radio radioku = new Radio();
//memanggil attribute dan memberi input nilai
radioku.warna = “Hitam”;
radioku.merek = “Arrowz”;
//panggil method dari class Radio
radioku.cetakAttribute();
radioku.kecilkanVolume();
radioku.nyalakanRadio();
radioku.besarkanVolume();
radioku.matikanRadio();
}
}
Dari baris-baris pemrograman dengan bahasa java yang dilengkapi dengan comment (komentar), kita dapat melihat bagaimana definisi class, object, data (attribute), dan method. Dalam OOP, data member dan method diperlakukan sama tidak seperti dalam pemrograman terstruktur.
Bagaimanapun, penggunaan sudut pandang object memberikan nuansa yang berbeda dalam merancang sebuah program. Pembuatan program menggunakan sudut pandang object ini ,diklaim oleh para pendukung OOP, menjadikan program lebih mudah dimengerti, dimodifikasi, dirawat, dan dikembangkan sebagaimana kita melihat object dan memodifikasinya dalam dunia nyata.

Mempersiapkan Java

Berikut ini artikel yang berisi tentang bagaimana menginstal program java, trus apa saja yang harus di setting, serta apa saja yang harus disiapkan untuk memulai membuat program java.
Sebelum kita memulai membuat program java, ada beberapa yang harus diinstal di computer agar program java yang kita buat bisa dijalankan. Berikut tool-tool yang harus anda siapkan:
  1. Compiler(Interpreter) >  Java Standard Edition(JSE)
  2. Text/Code Editor > TextPad, Notepad
  3. Integrated Development Environment (IDE) > Netbeans, Eclipse, JCreator
Untuk menginstalasi JSE, ikutilah tahapan-tahapan berikut:
  1. mendownload JSE dari http://java.sun.com/javase/downloads/ dan download jdk-6u6-windows-i586-p.exe.
  2. Install jdk-6u6-windows-i586-p.exe
  3. Setting path dengan klik:
Start > Control Panel > System > Advanced > Environment Variables
dan set PATH:
;C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_06\bin

Alur Kompilasi dan Eksekusi Program Java

Biasanya kompilasi akan menghasilkan file berupa *.exe yang dapat langsung dijalankan oleh komputer. berbeda dengan java, apabila file java dikompilasi akan menghasilkan file *.class.  Disamping itu kita juga dapat membuat file *.exe java dengan menggunakan software yang banyak tersedia di internet seperti JARMaker.
Berikut alur pemograman Java;
Editor > Source Code Java (*.java) > Compiler > Byte Code (*.class) > Interpreter
Penjelasan dari alur diatas sbb;
  1. Langkah pertama adalah membuat program java dengan menuliskan source code java melalui editor ( notepad, textpad, dll)
  2. menyimpan source code java dengan ekstensi *.java
  3. melakukan compilasi terhadap file *.java dengan java compiler (JSE) sehingga menghasilkan file Bytecode yang berekstensi *.class
  4. menjalankan/mengeksekusi file bytecode yang akan diterjemahkan oleh interpreter java menjadi bahasa mesin sehingga dapat ditampilkan hasilnya

Minggu, 13 September 2009

Contoh Memodifikasi class pada script java

Langkah mudah memodifikasi class pada script. method untuk class mobillengkap :
1.menghidupkan mobil
2.matikan mobil
3.ubah gigi
class Mobillengkap {
string warna;
int  tahunproduksi;

void printmobil(){
System.out.println("warna : " + warna);
System.out.println("tahun : " + tahunproduksi);
}
void hidupkanmobil(){
System.out.println("mobil sudah hidup”);
}
void matikanmobil(){
System.out.println("mobil sudah mati ");
}
void ubahgigi(){
System.out.println("giginya berubah");
}

public class Mobillengkap {
public static void main (String args[]) {

Mobillengkap Mobiljoko=new Mobillengkap();
Mobiljoko.warna=”merah”
Mobiljoko.tahunproduksi=2009;
Mobiljoko.printmobil();
Mobiljoko.hidupkanmobil();
Mobiljoko.matikanmobil();
//mobiljoko.ubahgigi();
}

MENGENAL JAVASCRIPT

                  MENGENAL PENULISAN JAVA SCRIPT
               Suatu bahasa script yg di-interpreter oleh browser
                     Syntax penulisan JavaScript  mirip dg Java dan C
                      JavaScript tidak sama dengan Java
 JavaScript yang dikembangkan oleh Netscape, produknya untuk web disebut web script
Java yang dikembangkan oleh Sun Microsystem, produknya untuk web adalah applet.
                Penulisan JavaScript diletakkan antara tag HTML
               JavaScript bersifat CaseSensitive (membedakan huruf besar dan huruf kecil)
      Cara menulis JavaScript;
cara 1 (dalam tag body):
           
cara 2 (dalam tag header ,fungsi akan dipanggil dlm tag body):
           

Pemrograman berorientasi objek (OOP) merupakan metode yang paling populer dalam dunia rekayasa perangkat lunak saat ini.

Pemrograman berorientasi objek (OOP) merupakan metode yang paling populer dalam dunia rekayasa perangkat lunak saat ini. OOP membuat proses pengembangan perangkat lunak dapat dilakukan secara modular yang berarti sistem dapat dikembangkan tahap demi tahap tanpa mengubah (banyak) fondasi perangkat lunak yang sudah ada.

Object-Oriented Programming adalah sebuah pendekatan untuk pengembangan / development suatu software dimana dalam struktur software tersebut didasarkan kepada interaksi object dalam penyelesaian suatu proses/tugas. Interaksi tersebut mengambil form dari pesan-pesan dan mengirimkannya kembali antar object tersebut. Object akan merespon pesan tersebut menjadi sebuah tindakan /action atau metode. Jika kita mencoba melihat bagaimana tugas disekitar kita diselesaikan, kita akan mengetahui bahwa kita berinteraksi dalam sebuah object-oriented world. Jika akan bepergian kita pasti berinteraksi dengan object mobil. Sebagai sebuah object, mobil berisi object-object lain yang berinteraksi untuk melakukan tugasnya membawa kita.

Pemrograman Berbasis Obyek :

1. Fungsi dan data menjadi satu kesatuan yang disebut obyek
2. Obyek-obyek dalam OOP bersifat aktif
3.Cara pandang : program bukan urut-urutan instruksi tapi diselesaikan oleh obyek-obyek yang bekerjasama untuk menyelesaikan masalah

Karakteristik OOP

Suatu program disebut dengan pemrograman berbasis obyek (OOP) karena terdapat :

1.Encapsulation (pembungkusan)
2.Inheritance (pewarisan)
3.Polymorphism (polimorfisme – perbedaan bentuk)

Inheritance

Banyak objects diklasifikasikan menurut hirarki. Contoh, kamu dapat mengklasifikasikan sebuah mobil yang mempunyai karakteristik umumnya mobil, seperti mempunyai ban, mesin, serta body. Keturunan berikutnya diklasifikasikan dengan atribut umum seperti ukuran, jumlah roda, isi silinder dll atau mengklasifikasikan mereka atas dasar daya angkutnya. Contoh, ada kendaraan komersial atau kendaraan pribadi, ada truk atau mobil penumpang. Kamu menggunakan inheritance dalam OOP untuk mengklasifikasikan objects dalam program sesuai karakteristik umum dan fungsinya.

1.Sebuah class bisa mewariskan atribut dan method-nya ke class yang lain
2.Class yang mewarisi disebut superclass
3.Class yang diberi warisan disebut subclass
4.Sebuah subclass bisa mewariskan atau berlaku sebagai superclass bagi class yang lain => disebut multilevel inheritance.